5 Tips Mudah Mengatur Ruang Keluarga yang Berukuran Kecil

Mengatur Ruang Keluarga

Mengatur ruang keluarga dengan ukuran kecil mungkin akan terasa berat dilakukan, karena bingung mau memulai dari mana dan apa yang harus dibenahi. Sebab ruang keluarga menjadi sentral dalam rumah, yang menjadi penentu betah atau tidaknya penghuni dalam melakukan aktivitasnya. Karena itulah, dibutuhkan penguasaan khusus untuk bisa mengatur ruang keluarga, apalagi yang berukuran kecil, menjadi lebih nyaman dihuni.

Mengatur ruang keluarga bukan melulu tentang memberikan perabot sofa, meja kopi dan rak TV beserta pernak-perniknya. Tetapi, kamu bisa melakukannya lebih dari itu, untuk menciptakan suasana yang mendukung dan sesuai dengan karakter kamu. Tips dan trik mudah berikut ini bakal menjadikanmu lebih mengerti tentang bagaimana mengatur ruang keluarga berukuran mungil agar terasa lebih luas dan nyaman untuk bersantai setelah hari-hari yang melelahkan.

Langsung simak aja yuk!

1. Buat satu titik fokus yang membuat ruangan jadi lebih menarik

Satu hal pertama yang sebaiknya dilakukan ialah dengan menciptakan satu titik fokus untuk ruang. Ini biasa dinamakan sebagai focal point. Focal point ialah hal yang pertama kali orang lihat saat memasuki ruang tersebut dan akan membantu menciptakan keseimbangan visual untuk ruang kamu sehingga nampak lebih menarik.

Untuk ruang keluarga ukuran mungil, focal point bisa menjadikan ruangan lebih terasa nyaman dihuni. Menentukan titik fokus di ruang keluarga bukan melulu soal meletakkan TV, tetapi kamu bisa menggunakan titik fokus lainnya seperti figura seni berukuran agak besar, cermin besar, atau langit-langit yang tersembunyi. Intinya, beri sesuatu yang menonjol dan menarik untuk dilihat.

2. Pertimbangkan mobilisasi dalam ruang, jangan sampai perabot menghalanginya

Kamu mungkin ingin menghiasi ruang keluarga semenarik mungkin, sehingga perabot-perabot bisa berkumpul sedemikian rupa. Namun sebaiknya, perhatikan pula arus mobilisasi dalam ruang keluarga. Ini penting, sebab akan berdampak pada bagaimana orang bisa masuk dan keluar dari ruang keluarga.

Sebaiknya, buat arus mobilisasi yang nyaman untuk dilewati, sehingga orang tidak terganggu dengan adanya perabot saat melewatinya. Pikirkan pola jalan di rumah kamu, biasanya dari pintu masuk ke ruang keluarga, dapur ke ruang keluarga, ruang keluarga ke ruang makan. Pastikan pula perabot diletakkan dengan jarak 40 sampai 70 cm antara satu perabot dengan yang lain.

3. Tentukan fungsi ruang keluarga kamu yang utama, untuk ngobrol atau nonton?

Penting sekali untuk menentukan tujuan ruang keluarga kamu, apakah untuk ngobrol atau nonton. Karena ini berpengaruh pada perabot apa saja yang akan diletakkan. Apabila kamu sekeluarga lebih senang untuk ngobrol, maka cobalah untuk eksplorasi berbagai model tempat duduk seperti kursi berlengan, bangku atau beanbag, selain sofa utama yang sudah wajid hukumnya untuk diletakkan di ruang keluarga.

Apabila kamu sekeluarga lebih senang untuk menonton televisi, maka pilihan perabot yang utama ialah kursi yang diarahkan ke arah televisi. Pastikan pula sudut pandang dari sofa atau kursi berlengan tidak lebih dari 30 derajat. Dan pasang televisi kamu pada ketinggian yang sesuai, bagian tengah layar kamu harus berada pada tingkat mata dari tempat kamu duduk.

4. Satu sofa ekstra besar lebih bagus ketimbang kursi berlengan

Terkadang, memakai satu sofa ekstra besar akan membuat ruang keluarga kecil kamu tampak lebih besar daripada menempatkan beberapa perabot kursi kecil di ruangan itu. Ruang kamu akan terlihat lebih longgar hanya dengan menempatkan satu perabot utama di ruang tersebut.

Rekomendasinya, pilih sofa dengan model minimalis yang kaki kursinya terlihat ramping. Hindari memilih model sofa besar yang empuk namun terlihat ‘gemuk’, ini justru akan menambah kesan sempit pada ruang keluarga kecil kamu. Apabila ingin perabot tambahan, pilihlah perabot yang memiliki fungsi ganda, misalkan untuk sandaran dan meja samping.

5. Tempatkan karpet satu warna berukuran besar

Memang, karpet kecil warna-warni sangat bagus untuk memecah zona yang berbeda. Tetapi, itu hanya berlaku untuk ruangan yang berukuran luas. Sedangkan untuk ruangan yang lebih kecil, karpet kecil warna-warni hanya akan mengganggu pemandangan dan tidak harmonis lagi.

Solusinya ialah karpet satu warna berukuran besar. Pilihlah karpet yang cukup besar untuk ditempatkan di ruang keluarga sehingga seluruh perabot bisa ditamping dalam satu karpet. Tempatkan seluruh perabot di dalam karpet, jangan sampai kaki-kaki meja atau kursi keluar dari karpet.

Nah, itulah tadi sederet ulasan tentang bagaimana mengatur ruang keluarga berukuran kecil. Semoga bisa menambah wawasan kamu ya!